Menu

Mode Gelap
Hanya Gelandangan Politik yang Tidak Puas dengan keberhasilan Gubernur Koster Membangun Bali. Kembali Gelar Pasar Rakyat di Bangli, Ny. Putri Koster Puji Pemkab Bangli Berhasil Kembangkan Jeruk Varietas Baru RGL Gelar Lawatan Ke Praha, Wagub Cok Ace Bahas Potensi Kerjasama Antara Bali dan Ceko Tutup Pameran Bali Bangkit Ke-6, Ny. Putri Koster Himbau UMKM Tidak Nakal Mengkopi Motif Tenun Gringsing Riset dan Inovasi Untuk Indonesia Raya

News · 29 Sep 2023 22:41 WITA ·

KONI Badung Ancam Cabornya Didelet Jika Setahun tanpa Kegiatan


 KONI Badung Ancam Cabornya Didelet  Jika Setahun tanpa Kegiatan Perbesar

KONI Badung yang kini memiliki 56 anggota Pengurus Kabupaten Cabang Olahraga (Pengkab Cabor) – dalam tahun 2024 nanti ingin bertindak tegas.

Ketua Umum KONI Badung Made Nariana mengatakan kepada pers, Jumat (29/9) di kantornya, ia akan mencoret (mendelet) atau mendegradasi cabang olahraga yang selama setahun tidak menunjukan kegiatan olahraga.

Didampingi Wakil Ketua Ketut Widia Astika, mantan Ketua Umum KONI Bali itu mengatakan, sesuai AD/ART KONI, cabang olahraga anggota KONI minimal melakukan dua kegiatan dalam setahun. Pertama; rapat kerja cabor, kedua; melakukan kegiatan olahraga bagi atletnya dengan rutin.

“Kegiatan olahraga itu macam-macam. Dapat melakukan kejuaraan, pelatihan-pelatihan, ikut turnamen di dalam maupun di luar daerah dan lain-lain,” kata Made Nariana.

Tanggungjawab pengurus adalah  menggerakkan atletnya untuk melakukan aktivitas. Apalagi sudah mendapat dana pembinaan dari KONI, sekalipun jumlahnya sangat terbatas.

“Prinsipnya Pengurus Pengkab Cabor harus mandiri. Dana dari pemerintah yang disalurkan KONI sifatnya stimulan. Memang tidak cukup untuk melakukan beberapa aktivitas olahraga. Di sinilah diperlukan kreativitas pengurus mencari dana di masyarakat,” kata Nariana mantan Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Bali itu.

Ia mengakui, mengurus olahraga merupakan pengabdian di mana mengorbankan waktu, tenaga dan bahkan juga dana. Kalau tidak hobi, senang dan agak “gila” dikit,  tidak mungkin seseorang mau mengurus olahraga.

Tetapi Ketua KONI Badung itu mengakui, sebagian besar anggotanya sudah bekerja dengan baik. Hanya beberapa yang kelihatan rada malas, sehingga perlu dipecut, jangan sampai ada cabor yang kena degradasi atau didelet dari keanggotaan KONI.

“Di Buleleng atau di Tabanan, saya dengar sudah ada cabor kena degradasi dari keanggotaan KONI,” pungkas Nariana. (*)

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Banteng, Semakin Digenjet Biasanya Semakin Melejit

1 November 2023 - 09:20 WITA

KONI Badung Lepas Atlet Futsal dan Gulat Menuju BK PON 2024

30 Oktober 2023 - 19:07 WITA

Atlet Futsal Badung bersama official yang ikut memperkuat Kontingen Bali ke BK PON di Kupang, NTT

Fenomena Tokoh Tanpa Ideologi

23 Oktober 2023 - 08:36 WITA

TAMBAHAN 1 UNIT HELIKOPTER BANTU PENANGANAN KEBAKARAN TPA SUWUNG

16 Oktober 2023 - 15:16 WITA

Posko Pengungsian Tampung 25 Warga Terdampak Kebakaran TPA Suwung

16 Oktober 2023 - 15:01 WITA

Pemprov Bali Bagikan Masker Untuk Warga di Sekitar TPA Suwung

13 Oktober 2023 - 15:48 WITA

Trending di News