oleh

MEMAKNAI 62 TAHUN PROVINSI BALI DENGAN “Pro2A”

Oleh : I Made Sugiantara, S.IP

Provinsi Bali yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 64 tahun 1958 sebentar lagi akan merayakan hari jadi yang ke 62 tahun tepatnya pada tanggal 14 Agustus 2020. Peringatan ke 62 tahun hari jadi provinsi Bali tahun ini, dalam nuansa yang berbeda jika dibandingkan dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya.

Di tengah kondisi pandemic Covid-19 dan antisipasi dampaknya, telah direspon dengan cerdas, tepat dan cepat oleh Gubernur Bali melalui Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru sektor Fasilitas Umum (Area Publik) yang ditujukan untuk terciptanya penyelenggaraan kegiatan Pemerintahan, Pelayanan Publik, dan Usaha Sektor Jasa dan Perdagangan yang mentaati protokol tatanan kehidupan era baru, terutama dalam rangka pencegahan Covid-19; meningkatkan partisipasi aktif warga masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk menjadi garda terdepan mencegah meningkatnya penularan dan terjadinya penyebaran Covid-19 di Bali; memastikan tidak terjadinya kasus baru Covid-19 di Bali melalui penerapan tatanan kehidupan era baru pada setiap sektor kegiatan; dan mendorong pemulihan berbagai aspek kehidupan sosial ekonomi dan mengurangi dampak psikologis warga masyarakat Bali akibat pandemic Covid-19.

Yang penerapannya pada 14 (empat belas) sektor meliputi : Pelayanan Publik; Transportasi; Adat dan Agama; Kegiatan Seni dan Budaya; Pertanian dalam arti luas; Perdagangan; Lembaga Keuangan; Kesehatan; Jasa dan Konstruksi; Pengelolaan dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup; Sosial; Fasilitas Umum; Ketertiban, Keamanan Ketentraman; dan Pariwisata.

Kebijakan tersebut merupakan momentum untuk melakukan perubahan paradigma dalam bekerja sesuai dengan konsep “Pro2A” PROGRESIF, ADAPTIF, DAN AKSELERATIF. Menurut KBBI Progresif adalah ke arah kemajuan, berhaluan ke arah perbaikan. hal ini sangat relevan dengan kondisi yang sedang kita hadapi saat ini, progresif dalam konteks ini, mendriven kebijakan pembangunan Bali yang tidak saja berfokus pada pencegahan dan penanganan kesehatan Covid-19 tapi juga secara simultan tetap fokus pada agenda prioritas pembangunan sesuai Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang telah dijabarkan dalam Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2019 tentang RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali.

Adaptif menurut KBBI adalah mudah menyesuaikan dengan keadaan, dalam konteks perilaku adaptif merupakan suatu tingkat dimana individu mampu berperilaku sesuai standar kebebasan personal dan standar dalam merespon lingkungan yang diterapkan oleh kelompok dan budaya tertentu. Sejalan dengan kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini mau tidak mau kita harus bisa beradaptasi dengan kondisi Covid-19, wujud nyata adaftif dalam hal ini adalah di mana kita harus bisa merubah mind set dan perilaku kita untuk bisa produktif dan aman sekaligus bisa menemukan dan menentukan peluang baru.

Sedangkan Akseleratif menurut KBBI adalah proses mempercepat peningkatan kecepatan, percepatan laju perubahan, kecepatan. Sejalan dengan recovery pasca Covid-19 yang menjadi kunci pentingnya adalah melakukan percepatan pembangunan di segala bidang sekaligus memangkas ketertinggalan selama ini karena Covid-19.

Konsep “Pro2A” juga sangat sejalan dengan materi pengarahan Bapak Gubernur Bali kepada seluruh pejabat Eselon I, II, III dan IV pada 14 Juli 2020, yang secara konsisten dn clear menyampaikan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dan 22 Misi serta 5 Bidang Prioritas Pembangunan sebagai garis kebijakan dan agenda prioritas pembangunan yang dijalankan. Secara mendalam diuraikan tentang dimensi Sekala Niskala dan progress penyusunan dan penetapan regulasi sampai bulan Juli 2020 setidaknya total 39 produk hukum dalam bentuk Perda sebanyak 15, Pergub sebanyak 24. Keseluruhan regulasi tersebut merupakan produk hukum yang bersifat progresif dan transformatif, benar-benar merupakan kerangka hukum yang diperlukan untuk menata pembangunan Bali secara fundamental dan komprehensif.

Dengan Pro2A dapat mengarahkan pelaksanaan ke 39 regulasi tersebut, sebagai salah satu contoh Peraturan Gubernur Bali Nomor 29 Tahun 2020 tentang Pelestarian Tanaman Lokal Bali Sebagai Taman Gumi Banten, Puspa Dewata, Usada, dan Penghijauan. Dalam menyongsong dibukanya pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara pada 11 September 2020. Sejalan dengan policy statmen Gubernur Bali Bali pada jmcnews online “Bali Menuju Pulau Organik. Menjadikan Bali Hijau, Nyaman, Bersih dan Sehat, Sehingga Kehidupan Pariwisata Berkualitas. Dengan Pro2A dapat dicreate gerakan Percantik Taman dan Penanaman Tanaman Lokal Bali (PTPTLB).

Setidaknya dengan sisa waktu yang ada dapat digerakkan seluruh stake holder untuk berpartisipasi mempercantik landcape Bali sesuai nilai-nilai kearifan lokal Bali menyongsong 11 September 2020. Selain itu dengan kondisi kecendrungan kasus infeksi Covid-19 diprovinsi Bali melalui transmisi lokal dengan Pro2A, Pemerintah Provinsi Bali dapat merangkul seluruh unsur masyarakat secara gotong royong melalui gerakan “Aku Tidak Tertular dan Aku Tidak Menularkan” dengan Agen Tangguh Melawan Covid-19 secara berjenjang dan terorganisir.

Siapa yang melakukan “Pro2A” ? Yang melakukan adalah di mulai dari unsur aparatur pemerintahan sebagai Agent Of Improvement dan Agent Of Change yang mampu memberikan motivasi kepada seluruh komponen masyarakat untuk mengambil peran partisipasi secara luas sehingga mendorong lahirnya gerakan sosial movement. Dengan branding “Pro2A” Bali memiliki potensi kebangkitan yang sangat besar karena membuka keikutsertaan seluruh komponen masyarakat. Mari maknai momentum hari jadi ke-62 Provinsi Bali dalam suasana penerapan PTKEB adalah suatu kondisi yang memerlukan paradigma baru yang mampu mengarahkan mindset cara kerja dan komitmen kerja yang mendasar dan konkrit dengan “Pro2A”. Sekaranglah waktunya yg paling tepat untuk segera berbuat demi pemulihan perekonomian Bali pasca Covid-19.

admin: dessy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. Saya Made Molin Yudiasa, memuji program pempro, mudah2 an seluruh stakeholder bergerak fokus mensukseskan program ini. Utamanya semua fokus melaksakan semboyan ” Aku tidak tertular dan Aku tidak menularkan. Untuk mempercepat proses penurunan transmisi lokal agar masyarakat lebih cepat bebas dari hantu covid 19, mudah2an dlm pergubnya sudah ada tertuang sansi bagi mereka yg dalam aktifitasnya melanggar protokol kesehatan. Sangsi hukum ini penting utk membuat jera mereka2 yg gegabah, mereka yg bengkung karena merasa diri kuat tidak akan tertular virus.mereka yg belog ajum dsb. Penularan virus ini dari orang keorang sangat tepat bila semboyan Aku tidak tertular aku tidak menularkan.
    Selamat hari jadi Pemda Bali ke 62. Semoga pembangunan semakin maju fan masyarakat semakin sejahtera

    1. Matur Suksma Pak Dr.Molin Yudiasa..Mantan Kadis Kesehatan Provinsi Bali yg legendaris di masanya, AKU TIDAK TERRTULAR DN AKU TDK MENULARKAN..adalah kunci dalam mengendalikan penularan Covid-19..dgn indikator kunci pada subyek dn obyek dlm penanganan Covid-19, dn pelibatan aktif masyarakat, yang diorganisir secara berjenjang..dari tingkat orang per orang dgn istilah ATMC19 dst…sesuai kajiannya…matur suksma

  2. Menurut konsep dari Bloom, bahwa sehat itu dipengaruhi oleh 4 factor Lingkungan, prilaku, ketahan tubuh manusia dan pelayanan kesehatan. Dlm kontek covid 19 maka yg berperan sangat besar dlm mewujudkan terbebas dari terserang dari virus corona adalah prilaku manusia itu sendiri, karena covid 19 ini penularannya dari orang keorang. Oleh krn itu fokus kita untuk mencegah penularan adalah perubahan prilaku orang atau masyarakat menuju prilaku yg dapat melindungi diri dari terpapar virus corona. Pemerintah telah mengeluarkan protokol kesehatan yg tujuannya agar bagi yg disiplin menggunakan protokol kesehatan terjamin tidak tertular virus corona dan juga tifak menularkan virus corona. Masyarakat harus yakin dan dibuat yakin dg upaya ini upaya melaksanakan protokol kesehatan seperti cuci tangan dg sabun setiap datang atau sampai dari tempat umum atau dari luar, memakai masker bila melakukan kegiatan diluar rumah apalagi berkomunikasi dg orang2 disertai jaga jarak. Hindari ngumpul. Disaat sekarang ini dg diinfokan new normal atau adaptasi baru nampaknya masyarakat kegirangan dan lupa dg protokol kesehatan seperti berhamburan keluar , Kegirangan boleh saja malah itu yg diharapkan keluar juga baik utk keperluan seperti melanjutkan usaha untuk memutar roda ekonomi, tetapi yg perlu diingat bahwa perang melaean virus corona belum berakhir, kita masih seperti perang gerilya karena musuh tak mampu kita pantau. Oleh karena itu Aku tidak tertular dan aku tidak menularkan virus corona harus dibumikan utk dipahami dan dilaksanakan dg segera oleh individu keluarga dan masyarakat. Tentu yg pertama harus memahami dan melaksanakan adalah tokoh, pemuka, pejabat ,untuk memberi contoh kepada madyarakat. Kuncinya sangat sederhana memahami protokol kesrhatan dan menerapkannya dg didiplin.

  3. Matur Suksma dahat..pak Dr.Molin Yudiasa..salam Pro2A. Ulasannya sangat mendalam dn tajam, dumogi “Para Pengambil Kebijakan” mendengar, membaca dn merespon diskusi mimbar bebas kita, pemikiran kita sudah searah dn sejalan, mari gemakan gerakan AKU TIDAK TERTULAR DN AKU TIDAK MENULARKAN, sebagai Social Movement..yg menjadi jalan kemenangan kita melawan Covid-19,secara berjenjang dn terpadu dimulai dari Agent Tangguh Melawan Covid-19 (ATMC19); Keluarga Tangguh Melawan Covid-19 (KTMC19); Desa Adat Tangguh Melawan Covid-19 (DATMC19)
    Desa/ Kelurahan Tangguh Melawan Covid-19 (DKTMC19); Kecamatan Tangguh Melawan Covid-19 (KTMC19); Kabupaten/Kota Tangguh Melawan Covid-19(KKTMC19); dan Provinsi Tangguh Melawan Covid-19(PTMC19) Astungkara Bali menjadi Provinsi pertama di Indonesia yg Tangguh Melawan Covid-19(BTMC19). Berbagai dukungan kebijakan strategis, keberpihakan anggaran dn dukungan lintas perangkat daerah, lintas kewenangan dn lintas urusan telah dilaksanakan. Kini perlu dimantapkan dengan Gerakan Social Movement AKU TIDAK TERTULAR* ∆ AKU TIDAK MENULARKAN menjadi alternatif pilihan kebijakan yg dirumuskan dari Pro2A…salam Pro2A

News Feed